-
METODE


“Tengoklah kesukaan warna mereka, kesukaan corak pakaian mereka, kesukaan lagu dan rasa sayur mereka”. Sudjojono menganjurkan corak asli dari seni lukis Indonesia dapat dieksplorasi melalui warna yang hidup di tengah masyarakat.

Streets, buildings, and place names speak eloquently of the past, especially in dialogue with written sources, maps, photos, oral recollections, and, in this case, the personal experience of walking around and observing over almost thirty years. –H.W.Dick

-
BERJALAN

KAKI

Cara terbaik untuk mengenal Kota Tua Surabaya adalah berjalan kaki. Sejak 2011 Anitha Silvia berjalan kaki di Surabaya sebagai metode untuk mengenal kota Surabaya. Kawasan Kota Tua menjadi perhatian tersendiri karena memilki ratusan gang di antara bangunan-bangunan era kolonial. Anitha berjalan kaki saat matahari terbit hingga matahari tenggelam di hari kerja.  

Sebagai pusat perdagangan, ziarah (makam Sunan Ampel), dan pemukiman, Kota Tua Surabaya memiliki traffic foot yang signifikan meskipun minim fasilitas pedestrian dan transportasi publik. Mengamati mobilitas warga di sana adalah hal yang penting untuk memetakan situs-situs yang kami sertakan dalam peta ini.

-
MENGUMPULKAN
DIKSI
VISUAL

Sejak proyek ini dimulai di Januari 2016, Celcea melakukan riset visual dengan cara mengamati, mengambil foto, dan menggambar sketsa cepat saat berjalan kaki bersama Anitha. Mengamati sambil berjalan kaki memberikan keleluasaan untuk melihat dengan seksama perihal besar sampai yang remeh-temeh.

Dalam upaya simbolisasi visual ataupun verbal yang erat kaitannya dengan kegiatan sosial dan demografis di wilayah tersebut, kami berusaha memahami konteks dan kebiasaan konsumsi gambar dan tulisan di Surabaya Utara dan metode aplikasinya. Kami juga mempelajari contoh-contoh karya kartografi seperti Atlas Semesta Dunia yang terbit di tahun 1952 oleh Djambatan dan pendekatan desain Joost Grootens dalam upaya mengoptimalkan translasi data. 

-
DAFTAR
PUSTAKA

Anonim. 2004. Soerabaja 1900-1950, Havens, Marine, Stadsbeeld, Port, Navy, Townscape. Nederlans: Uitgeverij Asia Maior.  
Basundoro, Purnawan. 2013. Merebut Ruang Kota, Aksi Rakyat Miskin kota Surabaya 1900-1960an. Tangerang Selatan: Marjin Kiri.
Clombijn, Freek. 2010. Under Construction: The Politics of Urban Space and Housing During The Decolonization of Indonesia, 1930-1960. Leiden: KITLV Press.
Dick, H.W. 2003. Surabaya City of Work, A Socioeconomic History, 1900-2000. Singapore: NUS Press.
Duruz, Jean, and Gaik Cheng Khoo. 2015. Eating Together: Food, Space, and Identity in Malaysia and Singapore. Selangor: Strategic Information and Research Development Centre (SIRD).
Geertz, Clifford. 1983. Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya.
Handinoto. 2015. Komunitas Cina dan Perkembangan Kota Surabaya (Abad XVIII sampai pertengahan Abad XX). Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Jonge, Huub De. 2019. Mencari Identitas: Orang Arab Hadhrami di Indonesia (1900-1950). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Lilananda, Rudy P. 1994. Pelestarian dan Perencanaan Kampung Ampel sebagai Kawasan Wisata. Surabaya: Pusat Penelitian dan Pengembangan Universitas Kristen Petra.
Multatuli. 1981. Max Havelaar (terjemahan: H.B. Jassin). Jakarta: Djambatan.  
Nas, Peter J.M. (Ed.). 2009. Masa Lalu dalam Masa Kini, Arsitektur di Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Peters, Robbie. 2013. Surabaya 1945-2010: Neighbourhood, State, and Economy in Indonesia’s City of Struggle. Singapore: NUS Press.  
Purnomo, Tjahjo & Ashadi Siregar. 1985. Dolly, Membedah Dunia Pelacuran Surabaya, kasus Kompleks Pelacuran Dolly. Jakarta: Grafiti Pers.
Rigg, Jonathan (Ed.). 1999. Indonesian Heritage: The Human Environment. Singapore: Archipelago Press.
Sarkawi. B. Husein. 2010. Negara di Tengah Kota: Politik Representatsi dan Simbolisme Perkotaan (Surabaya 1930-1960). Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Press.
Zahnd, Markus. 2006. Perancangan Kota Secara Terpadu, Teori Perancangan Kota dan Penerapannya. Yogyakarta: Penerbit Kanius & Soegijapranata University Press.  
Kaijima, Momoyo, Junzo Kuroda, Yoshiharu Tsukamoto. 2001. Made in Tokyo. Tokyo: Kajima Institute Publishing.
Li, Xiangning, Li Danfeng, Jiang Jiawei, Yoshiharu Tsukamoto. 2014. Made in Shanghai. Shanghai: Tongji University Press.
Cohen, Matthew Isaac. 2006. Komedie Stamboel: popular theater in colonial Indonesia, 1891-1903. United States of America: Ohio University Press.